Minggu, 10 November 2013

KONSEP DASAR PEMERIKSAAN FISIK

Pemeriksaan fisik merupakan salah satu teknik pengumpulan data untuk mengetahui gejala atau masalah kesehatan yang dialami oeh pasien. . . Ockeh, Sebelum kita membahas menditail mengenai KONSEP DASAR PEMERIKSAAN FISIK, saya akan meng shere hal2 yang penting untuk dipahami oleh seorang perawat dalam melaksanakan tugas melakukan tindakan ini. Hal yg patut diperhatikan adalah :
  • Seorang perawat harus berpenampilan rapi dan yang paling penting adalah meyakinkan. Membuat pasien yakin dengan Anda adalah hal yang perlu dilakukan ktika kita melakukann tindakan apapun. Karena Faktor Sugesti sangat berpengaruh dalam peroses penyembuhan.
  • Memiliki bekal ilmu yang cukup. Tentunya dengan berilmu kita tidak mau disebut seorang perawat yg tidak rasional dalam melakukan stiap tindakan dan terhindar dari Cap perawat Ngawur. ..
  • Etika yang baik juga sangat perlu anda perhatikan. Dimana setiap tindakan pelayanan kesehatan pastinya membutuhkan kerjasama baik antar perawat-pasien maupin antara perawat dan keluarga pasien. (Humanus)
  • Seorang perawat bertanggungjawab atas pasien yang dirawat. Disini kita dituntut utk bisa membawa tanggung jawab yang besar.
  • Dan yang terakhir jadikan pasien anda sebagai Guru Anda. . Seperti kata orang bijak "pengalaman adalah guru yang paling baik." So, , jadikan setiap tindakan anda sebagai eksperimen bagi pengalaman anda.
 Dalam melakukan peroses pemeriksaan fisik ada beberapa hal yang harus diperhatikan :
  • Meminta ijin pada pasien
  • Dilakukan secara seksama dan sistematis
  • Perhatikan ekspresi atau bahasa nonverbal.

A. Tehnik dasar emeriksaan fisik

1. INSPEKSI  

Inspeksi yaitu tindakan yang dilakukan dengan menggunakan indra penglihatan. Pada teknik ini perawat dapat mengumpulkan data dengan cara mendeteksi karakteristik normal/ abnormal dari karakteristik bentuk, warna, posisi, ukuran, massa/ tumor dan lain2. 

CARA :
  • Posisi pasien dapat tidur, duduk atau berdiri
  • Bagian tubuh yang diperiksa harus dalam keadaan terbuka
  • Lakukan inspeksi pada area untuk ukuran, bentuk, warna, kesimetrisan, posisi dan abnormalitas